PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan mengakibatkan permasalahan di bidang kesehatan berkembang kompleks. Di samping itu meningkatkan pendidikan masyarakat secara keseluruhan dan kesadaran masyarakat tentang pelaksanaan kesehatan. Jika dianalisa kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan yang telah dicapai dewasa ini, seharusnya semakin memberi kepuasan untuk hidup sehat sehingga menghasilkan ketenangan dan kebahagian yang lebih bayak kepada individu dalam hidupnya. Akan tetapi, kenyataan taklah demikian,individu dan keluarga masih diliputi oleh berbagai macam permasalahan-permasalahan akibat kurangnya pengetahaun tentang kebersihan lingkungan serta hidup yang sehat dan kebiasaan yang menunjang syarat kesehatan, salah satunya adalah radang akut saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh infeksi jasad renik atau bakteri,dan virus.
2. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut:
- Tujuan Umum
Memperoleh gambaran pelaksanaan kesehatan masyarakat yang sesuai dengan fungsi ilmu kesehatan - Tujuan Khusus
Agar masyarakat lebih memahami dan mengetahui seberapa penting kesehatan bagi kehidupan kita baik secara jasmani maupun rohani.
C. Manfaat Penulisan
Adapun manfaat penulisan karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:
- Untuk menyelesaikan tugas pada pelajaran bahasa Indonesia
- Sebagai bahan dalam memberikan sumbangan pemikiran pada masyarakat
dalam meningkatan kesehatan pada masing-masing anggota keluarga meraka
- Untuk mengetahui apakah kesehatan masyarakat telah terpenuhi dengan
baik atau sebaliknya
- Sesuai dengan program study yang kami ambil yaitu ilmu pengetahuan
alam,karya ini akan membantu dalam pelaksanaan program selanjutnya
terlebih jika siswa lanjut dibidang kedokteran atau keperawatan.
D. Metode Penulisan
Dalam penulisan karya tulis ini untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan penulis menggunakan beberapa metode penulisan sebagai berikut:
- Studi Kepustakaan
yaitu penulis membaca buku-buku dan kumpulan mata pelajaran yang berkaitan dengan penelitian ini.
- Studi Kasus
yaitu observasi langsung terhadap keluarga melalui kunjungan rumah.
BAB II
TINJUAN PUSTAKA
A. Konsep Keluarga
- Defenisi
2. Tipe dan Bentuk Keluarga
Beberapa bentuk tipe keluarga dikutip dari keluarga dasar kesehatan Keluarga oleh Nasrul Efendi(1998)adalah sebagai berikut :
3. Tahap-Tahap Kehidupan Keluarga.
Tahap-tahap kehidupan keluarga menurut dufal dikutip dari buku Nasrul Effendi (1998) adalah sebagai berikut :
- Tahap pembentukan keluarga :tahap ini dimulai dari pernikahan yang
dilanjutkan dalam bentuk rumah tangga.
- Tahap menjelang kelahiran anak :tugas keluarga yang paling terutama
yang mendapat keturunan sebagai generasi penerus melahirkan anak merupakan
kebanggaan bagi keluarga yang merupakan saat yang dinantikan.
- Tahap menghadapi bayi :dalam hal ini keluarga mengasuh,
mendidik,memberikan kasih sayang kepada anak,karena pada tahap bayi
kehidupannya sangat bergantung kepada orang tuanya dan kondisinya masih
sangat lemah.
- Tahap menghadapi anak pra sekolah :pada tahap ini anak sudah mulai
bergaul dengan teman sebayanya tetapi,sangat rawan dalam masalah kesehatan
karena ,tak mengetahui mana yang kotor dan yang bersih.
- Tahap menghadapi anak sekolah :dalam hal ini tugas keluarga adalah
bagaimana mendidik anak,mengajari anak untuk mempersiapkan masa
depannya.Membiasakan belajar secara teratur ,mengontrol tugas tugas anak
dan meningkatkan pengetahuan anak
- Tahap menghadapi anak remaja :tahap ini adalah tahap yang paling
rawan ,karena dalam tahap ini anak akan mencari identitas diri dalam
membentuk kepribadiannya .Oleh karena itu suri tauladan dari kedua orang
tua sangat diperlukan .Komunikasi dan saling pengertian antara kedua orang
tua dengan anak perlu di pelihara dan dikembangkan
- Tahap melepaskan anak ke masyarakat :dalam memenuhi kehidupan yang
sesungguhnya,dalam tahap ini anak akan memulai kehidupan di rumah tangga.
- Tahap berdua kembali:setelah anak besar dan menempuh kehidupan
sehari-hari,tinggallah suami istri berdua saja.Dalam tahap ini keluarga
merasa sepi,dan apabila tidak dapat menerima kenyataan akan dapat
menimbulkan depresi dan stress
- Tahap masa tua :tahap ini masuk ketahap lanjut usia dan kedua orang
tua mempersiapkan diri untuk meninggalkan dunia yang fana ini.
4. Tugas – tugas Keluarga
Tugas – tusag keluarga yang di kutip Effendi(1998)adalah sebagai berikut:
- Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya.
- Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
- Pembagian tugas masing-masing anggota sesuai dengan kedudukan
masing-masing.
- Sosialisasi antara anggota keluarga
- Pengaturan jumlah anggota keluarga.
- Memelihara Ketertiban anggota keluarga.
- Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih
luas.
- Membagikan dorongan dan semangat para anggota keluarga
5. Fungsi Keluarga
Beberapa fungsi keluarga yang dikutip dari buku Nasrul Effendi (1998) adalah sebagai berikut:
1. Fungsi Keluarga
2. Fungsi Psikologi
3. Fungsi Sosialisasi
• Memberikan sosialisasi pada anak
• Membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat Perkembangan anak
• meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.
4. Fungsi Ekonomi
Dalam menyusun masalah kesehatan keluarga seorang selalu mengacu. Pada tipologi masalah- masalah kesehatan keluarga. Ada tiga kelompok masalah kesehatan besar yaitu :
- Kurang/tidak sehat adalah kegagalan dalam memantapkan kesehatan yang
termasuk didalamnya adalah keadaan sakit serta kegagalan dalam pertumbuhan
dan perkembangan anak yang tidak sesuai dengan pertumbuhn normal
- Ancaman kesehatan adalah keadaan-keadaan yang dapat memungkinkan
terjadinya penyakit,kesehatan dan kegagalan dalam mencapai potensi kesehatan.
- Situasi krisis adalah saat-saat yang banyak menuntut individu atau
keluarga dalam menyesuaikan diri termasuk juga dalam hal sumber daya
keluarga.
Masalah yang dapat muncul karena ketidak mampuan keluarga mengenal masalah dalam kesehatan keluarga,yang disebabkan oleh :
- Tidak mengetahui keadaan penyakit misalnya
sifat,penyebab,penyebaran,perjalan penyakit.gejala,dan perawatannya,serta
pertumbuhan dan pertumbuhan anak,
- Tidak mengetahui perkembangan kesehatan yang dibutuhkan,
- Kurang/tidak ada fasilitas yang diperlukan untuk perawatan
- Tidak seimbang sumber-sumber yang ada dalam keluarga misalnya
keuangan anggota keluarga yang bertanggung jawab,fasilitas fisik untuk
kesehatan.
Ketidakmampuan memelihara lingkungan rumah yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan pribadi anggota keluarga disebabkan karena :
Ketidak mampuan menggunakan sumber dimasyarakat guna memelihara kesehatan disebabkan karena :
Prioritas masalah
Setelah menentukan masalah kesehatan,langkah selanjutnya adalah menentukan prioritas masalah kesehatan keluarga.Hal-hal yang perluh diperhatikan dalam prioritas masalah adalah :
- Tidak mungkin masalah kesehatan yang ditemukan dalam keluarga dapat
diatasi sekaligus
- Perlu mempertimbangkan masalah-masalah yang data mengancam kehidupan
keluarga
- Perlu mempertimbangkan respond an perhatian keluarga terhadap asuhan
kesehatan yang akan diberikan.
- Keterlibatan keluarga dalam memecahkan masalah yang meraka hadapi
- Sumber daya keluarga yang dapat menunjang pemecahan masalah
kesehatan keluarga.
- Pengetahuan dan kebudayaan keluarga
- Untuk dapat menentukan prioritas kesehatan keluarga perluh disusun
skala prioritas.
Perencanaan
Langkah setelah menyusun pengkajian adalah perencanaan kesehatan.Rencana kesehatan keluarga adalah sekumpulan tindakan yang ditentukan untuk dilaksanaan dalam memcahkan masalah kesehatan yang telah didentifikasi.Penyusun rencana kesehatan tergantung dari kondisi masing-masing keluarga yang dihadapi
Menurut Nasrul Effendi (1998) cirri-ciri rencana kesehatah keluarga adalah ;
- Berpusat pada tindakan-tindakan yang dapat memecahkan atau
meringankan masalah yang sedang dihadapi
- Merupakan hasil dari suatu proses yang sistematis
- Berkautan dengan masalah kesehatan yang diidentifikasi
- Rencana ksehatan merupakan cara untuk mencapai tujuan
- Merupakan suatu proses yang berlangsung secara terus menerus.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas penulis melakukan perencanaan dengan memberikan penyuluhan tentang kesehatan di mulai dari pengertian penyebab, dan pelaksanaan kesehatan serta memotifasi keluarga untuk menggunakan fasilitas kesehatan yang ada di masyarakat dan dapat menyeimbangkan antara aktivitas dan istirahat.
Implementasi
Implementasi merupakan pelaksanaan rencana tindakan yang telah ditentukan dengan tujuan agar masalah kesehatan keluarga dapat terpenuhi.Kegagalan dalam pelaksanaan tindakan kesehatan dalam memecahkan masalah kesehatan keluarga di sebabkan oleh banyak faktor, yakni:
- Kurang pengetahuan dalam bidang kesehatan
- Informasi yang diperoleh keluarga tidak menyeluruh
- Tidak mau menghadapi situasi
- Mempertahankan suatu pola tingkah laku karena kebiasaan yang melekat
- Adat istiadat yang berlaku
- Kurang percaya terhadap tindakan yang diusulkan .
Hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan tindakan kesehatan terhadap keluarga adalah :
- Sumber daya Keluarga (keuangan)
- Tingkat pendidikan keluarga
- Adat istiadat yang berlaku
- Respond an penerimaan keluarga
- Sarana dan prasarana yang ada pada keluarga.
Evaluasi adalah tahap yang menentukan apakah tujuan tercapai.Evaluasi selalu berkaitan dengan tujuan,apabila dalam penilaian tidak tercapai maka perlu dicari penyababnya.
Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor ,seperti :
Alasan pentingnya Penilaian yaitu ;
Hasil penilaian dapat di ukur dari tiga dimensi, yaitu :
Metode Penelitian yang dapat dilakukan yakni ;
- Observasi langsung,mengamati secara langsung perubahaan yang terjadi
- Wawancara ,mewawancarai keluarga yang berkaitan dengan perubahan
sikap apakah telah menjalankan anjuran yang diberikan
- Memeriksa laporan ,dapat dilihat dari rencana asuhan kesehatan yang
dibuat dan tindakan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana
Konsep dasar Kesehatan Lingkungan
1. Pengertian
Kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum sehingga berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimal pula.Ruang lingkup kesehatan lingkungan antara lain mencakup : Perumahan,Pembuangan kotoran manusia(tinja),penyediaan air bersih,pembuangan air kotoran (air limbah ) ,rumah hewan ternak (kandang).Adapun yang dimaksud usaha kesehatan lingkungan adalah suatu usaha usaha untuk memperbaiki atau mengoptimumkan lingkungan hidup manusia agar merupakan media yang baik untuk terwujudnya kesehatan yang optimum bagi manusia yang hidup di dalamnya.
- Tujuan Menjaga Kesehatan Lingkungan
- Dapat menghindari terjadinya penyakit menular
- Memberikan keindahan untuk dipandang
Dampak yang ditimbulkan bila lingkungan tidak memenuhi syarat kesehatan seperti :
- Dapat Terjangkit penyakit menular
- Secara estetika menimbulkan bau tidak enak dan tidak nyaman untuk
dilihat (Boto Atmojo,2003)
- Konsep Rumah
Faktor – faktor yang harus diperhatikan dalam membangun rumah adalah:
- Faktor lingkungan (fisik,biologis,maupun sosial) maksudnya membangun
suatu rumah harus memperhatikan tempat dimana rumah didirikan.
- Tingkat kemampuan ekonomi masyarakat,hal ini dimaksudkan rumah
dibangun berdasarkan kemampuan misalnya bambu,kayu ,atap rumbia adalah
bahan pokok membuat rumah.
- Teknologi perumahan yang dimiliki masyarakat pada dewasa ini sudah
begitu maju dan sudah semakin modern, akan tetapi teknologi modern ini
sangat mahal dan bahkan tidak dimengerti oleh masyarat.
- Kebijakan (peraturan – peraturan pemerintah yang menyangkut tata
guna tanah untuk kali ini, bagi perumahan masyarakat pedesaan belum merupakan
problem,namun dikota sudah menjadi masalah besar)
Namun tidak cocok untuk ekonomi pedesaan.dinding tembok adalah baik ,namun disamping mahal tembok sebenarnya kurang cocok untuk didaerah tropis.atap genteng umum dipakai baik didaerah perkotaan maupun di pedesaan.
Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi,fungsi utama untuk menjaga agar aliran udara di dalam rumah tersebut tetap segar.sedangkan dari ventilasi rumah adalah untuk membersikan rumah dari bakteri-bakteri terutama bakteri pathogen,karena disitu selalu terjadi aliran udara scara secara terus menerus dan fungsi lain adalah untuk menjaga agar ruangan rumah agar sulalu tetap didalam kelembaban yang optimum.
Luas bangunan rumah,luas lantai bangunan rumah sehat harus sesuai cukup untuk penghuninya.
Fasilitas-fasilitas dirumah sehat dirumah sehat adalah sbb :
Penyadiaan Air Bersih
Air sangat penting bagi kehidupan manusia ,manusia akan lebih cepat meninggal karena kekurangan air dari pada kekurangan makanan.Kebutuhan manusia akan air sangat komplek untuk mandi ,minum, mencuci.menurut WHO di Negara-negara maju tiap orang memerlukan sekitar 60-120 L/hari. Sedangkan Negara berkembang termasuk di Indonesia sekitar 30-60 L/hari. Syarat air bersih :
- Syarat fisik: bening(tidak berwarna,tidak berasa,suhu berada di
bawah suhu udara diluar.)
- Syarat bakteri liogis: cara untuk mengetahui air minum tersebut
bebas dari bakteri pathogen adalah ambil sample, bila 100 cc air terdapat
kurang dari empat bakteri E coli syarat kesehatan.
- Syarat kimia: jika di dalam air mengandung zat-zat tertentu,maka
akan menyebabkan gangguan psikologis pada manusia.
Sampah dan pengolahannya
Sampah adalah suatu bahan atau benda padat yang sudah tidak di pakai lagi oleh manusia. Jenis sampah sebenarnya ada 3 jenis yaitu; padat, cair, dan gas.
Berdasarkan zat kimia yang terkandung didalam sampah di bagi menjadi :
Berdasarkan dapat tidaknya di bakar yaitu :
Pengolahan sampah erat kaitannya dengan masyarakat karena dari sampah tersebut akan hidup mikroorganisme penyebab penyakit(bakteri,pathogen) jadi sampah harus betul-betul dapat diolah agar tidak menimbulkan masalah. Pengolahan sampah meliputi pengumpulan, pengangkutan, sampai pemusnahan.
Cara pengolahan sampah adalah sebagai berikut :
- Pengumpulan dan pengangkutan sampah adalah tanggung jawab
msing-masing rumah tangga / institusi penghasil sampah harus membangun
tempat pembuangan dan pengumpulan sampah, lal diangkat keTSP(tempat
pembuangan sementara, lalu ketempat pembuangan akhir).
- Pemusnahan dan pengolahan sampah padat dapat dilakukan dengan
berbagai cara antara lain :
- Ditanam( land fill),yaitu membuat lubang didalam tanah kemudian
ditimbun dalam tanah.
- Dibakar(incineration) yaitu membakar sampah dalam incinerator
- Dijadikan pupuk misalnya kotoran hewan dikumpulkan menjadi pupuk
kompos.
Air limbah adalah sisa air yang berasal dari rumah tangga, industri sumber. Air limbah dapat dikelompokan sebagai berikut :
- Air buangan yang berasal dari rumah tangga( domestic wastes) yang
berasal dari permukiman penduduk(tinja,air seni,bekas cucian dari dapurdan
kamar mandi).
- Air buangan industri (industrial wastes water) berasal dari berbagai
Jenis industri akibat dari proses produksi. Zat yang terkandung
diidalamnya sangat bervariasi antara lain nitrogen, logam berat,garam-garam,
sulfida,lemak dan zat pewarna.
- Air buangan kota praja( municipal waste water) berasal dari daerah
perkotaan,perdagangan, hotel,restoran,tempat-tempat umum dan tempat ibadah
pada umumnya kandungan limbahnya sama-sama dengan kandungan limbah rumah
tangga.















0 komentar:
Posting Komentar